Register  |  Payment Confirmation  |  Contact Us MENARA KAYU : JUAL JOGLO LIMASAN DAN JASA PEMBUATAN JOGLO KUNO  Cart ( 0 items )

 
Home
  
Products
  
About Us
  
Galery
  
Project
  
Language


Online Support

cs1
cs2

Login

Username
Password
[FORGET PASSWORD]

Category

PRODUCT
PROJECT
ART COLLECTION
FURNITURE ANTIK

News

11 Mei 2016
Ada pula joglo dan juga pendopo yang sudah jadi dan berdiri tegak minta untuk dilukis ulang. Proses lukis ulang ini biasanya dilakukan oleh seniman-seniman yang terampil dan juga telah mahir membuat prodo untuk joglo dan juga pendopo.

12 April 2016
jika Anda salah satu orang yang sudah kenal dan memakai ukiran kayu ini, pastikan Anda sudah tahu cara merawatnya.


How To Order

please email us for detail

info@menarakayu.com

send your requairment about your project / item which one do you need pricelist or katalog

 


Testimony

NY. SRI
15 Mei 2016
lama namun memuaskan , hasilnya sangat memberikan nuansa romantis dan atmosphere yang sangat kami sekeluarga idamkan.Villa selanjutkan pasti akan order ke menara kayu lagi


WISMAN
15 Mei 2016
Enyenk seorang yang perfectionist saya sangat percaya dan menyerahkan desain villa dan pembuatan joglo kami ke menarakayu ini.




Mariana Dewi Fraud
06 November 2014
perfectionist , so rustic , very memorable villa in the end .

lovely so much


hj.umar said
22 Juli 2014
terimakasih sangat untuk rumah kunonya.kami sangat sangat suka dan puas.


mc miguell
09 Juni 2014
happy work together with you ,
i hope we can work together in next project



Product Tags

gazebo  joglo  limasan  atnthique  etnic  luxury  etnik 




News
07 Januari 2015

 Sejarah joglo tidak ada catatan yang jelas mengenai kapan pertama kali masyakarat Jawa menggunakan bangunan bergaya khas ini sebagai tempat tinggalnya. Sepanjang pengetahuan sejarah, rumah joglo sudah digunakan sejak jaman nenek moyang sehingga rumah joglo sudah menjadi saksi sejarah perkembangan kerajaan yang didirikan di Jawa hingga pada masa penjajahan oleh bangsa Eropa dan juga Jepang. Meski asal usul rumah joglo tidak diketahui secara pasti, namun kita tahu bahwa ada nilai filosifinya sendiri di setiap sudut bangunan tradisional ini. Gaya rumah joglo tidak dibangun dengan sembarangan melainkan mengangkat nilai-nilai moral yang dianut oleh orang Jawa kuno dulu bahkan hingga sekarang. Berikut adalah beberapa informasi bagi Anda yang ingin lebih tahu mengenai keindahan rumah joglo khas Jawa Tengah.

 

Hanya untuk kaum bangsawan

 

Orang Jawa dulu menganggap bahwa rumah joglo adalah rumah yang mewah karena hanya dimiliki oleh bangsawan dan juga orang-orang yang kaya. Ini karena rumah joglo memiliki karakteristik luas bangunan yang cukup besar, serta menggunakan bahan material yang lumayan banyak di mana kala itu tidak terjangkau oleh kalangan masyarakat biasa. Rumah joglo kuno juga menggunakan kayu jati yang sejak dulu sudah menjadi komoditas ekonomi bernilai tinggi. Sehingga tidak heran bahwa memiliki rumah joglo menjadi salah satu lambang status sosial yang tinggi pada jaman kuno.

Tapi sekarang Anda tidak perlu menjadi bangsawan untuk bisa mendapatkan rumah dengan denah joglo asli di mana untuk kalangan bangsawan biasanya terdiri dari 3 bangunan. Yaitu pendopo, omah njero atau bangunan utama, dan gandhok  yang mengelilingi bangunan utama menyerupai huruf U. Memiliki rumah joglo artinya Anda masih menghargai budaya Jawa dan juga ikut dalam pelesteriannya.

 

Filosofi ruangan di rumah joglo

 

Seperti telah disebutkan, rumah joglo memang sarat dengan nilai filosofi orang Jawa. Nilai filosofi inilah yang mesti kita jaga sebagai bagian dari budaya Indonesia. Yang pertama adalah pada bagian pendopo yang menjadi rumah khas priyayi dan merupakan arena terbuka yang tidak memiliki dinding ataupun pintu, hanya terdiri dari lantai, tiang penyangga atau saka guru dan juga atap limasan. Filosofi dari area yang terbuka ini adalah mewakilkan watak orang Jawa yang terbuka dan tidak sungkan dalam menerima tamu dan menunjukkan sikap yang ramah. Sesuai dengan fungsi pendopo yang digunakan untuk acara formal bahkan pentas kesenian. Pendopo umumnya tidak diberi kursi dan meja, hanya alas tikar untuk duduk-duduk sehingga antara tamu dengan pemilik rumah ada kesetaraan meski yang punya rumah adalah bangsawan.

Pringgitan yang letaknya berada di antara omah njero dan pendopo merupakan simbol bagi pemilik rumah yang hanya merupakan baying-bayang jika dibandingkan dengan agungnya Dewi Sri. Dewi Sri dipercaya sebagai pembawa kesejahteraan dan kesuburan bagi masyarakat Jawa. Dan yang terakhir adalah omah njero yang hanya memiliki 3 ruangan. Satu ruangan atau kamar di tengah dibiarkan tidak dipakai tapi diisi barang-barang layaknya sebuah kamar karena masyarakat Jawa kuno meyakini bahwa Dewi Sri adalah penghuni rumah yang sebenarnya, sehingga kamar ini sakral.  Itulah dia arti filosofi pada rumah joglo yang menjadi ciri bangsawan.

 

 




Information
Our Location
Menara Kayu  

 

       info@menarakayu.com

https://www.facebook.com/MenarakayuIndonesiapages

 https://www.instagram.com/Menarakayu

 

Menara Kayu  

Kalitirto Berbah yogyakarta 

 

MENARAKAYU7

Service Overview

Menara kayu is an established creative design company specializing in custom design and manufacturing of specialized furniture, wooden houses, restaurant and interior design.

We work extensively with recycled Indonesian hardwoods and use them for the fabrication of wooden houses, wooden furniture, interior design and extensive restaurant design.

we specialize with working with antique teak and other Indonesian hardwoods to produce high quality teak furniture and original bali joglo house for out customers.

We create projects from original ideas and work with our customers to achieve their modern or traditional style wooden joglo house and villa dreams.

Many of our projects start with an original joglo house which we restore to optimum condition and customise adding doors and windows and add-on wooden house sections to make a fusion of traditional and modern living with all of the modern utilities and amenities.

 

 

 


Copyright 2014 © MenaraKayu All rights reserved.